Kekalahan di Hari Kemenangan
Monday, October 23rd, 2006Today, 23rd October 2006, is so called the ‘Victory’ day, Idul Fitri day, the day when souls become holy….just like the mind-body-and soul of a holy newborn.
Today, when you have stepped just a ‘little’ closer to Him who has created you and has always given you more than what you asked for just for the sake of giving you the best (eventhough, oftentimes, you were not grateful and keeps feeling not enough).
Today, when courages and big hearts are challenged. As of courages are the essence to admit sins and faults and then plea for forgiveness….whereas big hearts are the essence to accept that your heart has been bruised and then to forgive it.
Itulah, sekilas esensi pokok (menurut aku) dari hari ‘Kemenangan’, Idul Fitri. Kenapa sih disebut hari Kemenangan? Karena kita berhasil melewati sebulan penuh menahan lapar dan napsu? Ah, itu hanya tampak luarnya saja. Buat aku, aku bisa menyebut itu hari Kemenangan-ku jika bulan puasa ini nilai ibadahnya lebih baik dari bulan puasa tahun sebelum2nya (capek de…) ^_^
Dan utk puasa kali ini, bener2 parah, sama sekali bukan hari Kemenangan buatku!! Aaarghh!!! Hanya sekedar menahan haus dan lapar saja! Nggak berbobot banget! Huh! Beda ama tahun2 sebelumnya, at least (wlopun nggk bisa tiap hari, tp masih bisa dikatakan sering lah) aku masih tahajud-an, masih mendirikan tarawih, dan masih menyentuh Al-Quran.
Tapi Ramadhan kali ini bener2 kekalahanku! Sholat aja kadang bolong, secara kerjaan berat bgt, kadang masih di lapangan mpe’ malem dsb. Abis kerja capek bgt langsung tidur, ga sempet tarawih, tahajudan or ngaji at least 1 ayat! Tp aku sadar, itu BUKAN alasaaan!!! Kerjaanku bukan kambing hitam!! Pokokna puasa-ku kali ini nggak bermutu bangetts!!!
And you know what? Allah nggak ngasih aku ‘kemenangan’ itu, secara aku dah nyiapain baju buat sholat Ied….ee…tahu2 malem2 mens!!! Huwaaaaa…!!! Pdhl aku dah excited bisa ngumpul bareng keluargaku (yang mana tahun ini bisa utuh) and mo sholat bareng2 di masjid UGM bis itu bareng2 ke makam Bapak. But NOO! Aku bener2 kecewa! Tanggung banget gitu loh!! Sholat Id tinggal bbrp jam lagi tp tiba2 harus mens! Huuuh! Tapi, lantas aku berpikir, pantaskah aku atas hari ‘kemenangan’ kali ini? Enggak! Gimana ibadah-ku di bulan Ramadhan kemaren? Nilai-nya merah!!
Aku jadi sadar, aku diingatkan, begitulah cara Allah ‘menyentilku’. Huhuhuu… Semoga aku masih diberi kesempatan bulan Ramadhan di tahun depan dan tahun2 berikutnya….dan akan kuingat selalu ‘pelajaran’ di hari Kemenangan ini…
HAPPY IED EVERYONE….
MOHON MAAP LAHIR BATIN….
Semoga sejatinya ‘kemenangan’ bisa bener2 kalian raih
AMIN.
