Goats and Cows

Flock_of_sheep Jika menelusuri sejarah dan hakekatnya, Idul Adha mempunyai makna yang luar biasa. Besarnya keihklasan hati Nabi Ibrahim untuk mengkorbankan putera yang amat dicintainya, Ismail, demi kepatuhannya terhadap perintah Allah SWT.

Nowadays, hari raya qurban mempunyai makna yang sungguh berarti. Dimana kemiskinan, kelaparan serta malnutrisi menjadi sebuah momok dalam era globalisasi dan liberalisasi ekonomi ini.

Tapi, untuk perayaan yang satu ini, selalu aku sertai dengan (sedikit) miris. Bukannya tidak mau turut serta, hanya saja, lebih baik aku kasih mentahnya saja dan alhamdulillah hasilnya (jika ada), tanpa mengikuti dan melihat prosesnya. Uuuggh…aku ga tega liat hewan2 qurban itu disembelih! Dulu waktu kecil sih aku seneng ngeliat prosesnya di mesjid. Tapi, semenjak peristiwa berdarah itu….. (haiyah terlalu didramatisir) :P Jadi waktu SD kelas 1 or 2, bapak beli kambing, diikat pula di pohon depan kamarku. Tiap hari aku memberinya makan dan bermain dengannya. Hari2 aku lewati bersamanya. Dia menjadi temanku, aku bahkan memberinya sebuah nama (tapi aku lupa) ^_^

Ketika suatu hari, bapak mengajak teman baruku itu ke sekolah. Hati ini gembira bukan main. Aku bisa bermain dengannya di sekolah, dan aku bisa menunjukkan ke teman2 teman baruku ini. Sesampainya di sekolah, bapak menitipkan temanku dengan pak guru, sementara aku mengikuti pelajaran. Ketika siang pulang sekolah tiba, aku segera ingin menjemput temanku. Pak guru pun menuntunnya ke halaman sekolah, dimana sudah ramai dengan murid2 dan guru2. Waah, pak guru ingin memperkenalkan teman baruku ini. Alangkah senangnya…

Semuanya sudah berkumpul, temanku berada di tengah2. Kemudian…..seorang pria menidurkan temanku itu….apa yg terjadi…aaarrggghhh mereka menggorok lehernya!!! Kaget, takut, sedih, bingung….semua campur aduk. Aku menangis dan menjerit sekeras mungkin….apa yg mereka lakukan pada temankuuu!!!!!! Aku berusaha meraih dan menolongnya, tapi seorang guru memegang tanganku dan menahanku. Aku tidak ingat lagi setelah itu. Betapa mengerikaaan!!!!

Sejak itulah, aku tak berani keluar di hari qurban. Tapi aku menikmati hidangan di hari qurban. Biasanya aku dan teman2ku berkumpul, bikin sate bareng. Hmm….tapi harus selalu diingat, jangan berlebihan. Walaupun di hari qurban daging berlimpah, jangan kebanyakan, secukupnya aja. Ga baik buat tubuh, kolesterol. Dan harus diimbangi dengan sayur and olahraga. Palagi kalo dibikin gulai…waduw….tambah berkolesterol de. Sisa dagingnya bisa disimpan buat besok2. Bisa divariasi, nggak sate doank. Iga bakar/sop iga juga bisa, sop buntut, trus nasgor kambing, tongseng, gulai….hwaaa…. Sluuurrrpp…..

To all the goats and cows (and maybe camels?) out there to be sacrificed, I’ll see you in heaven (halaah…kayak mau masuk surga aja). Hihii…. Aaaaammmmmiiiiiiiinnnnn

Leave a Reply